Tim RG D3 Farmasi SV UNS Dampingi Ibu-Ibu PKK Buat Permen Jelly dari Wortel, Bayam, dan Belimbing
UNS — Tim Research Group (RG) Program Studi (Prodi) D-3 Farmasi Sekolah Vokasi (SV) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melaksanakan pengabdian masyarakat melalui Program Hibah Riset Grup A. Pengabdian ini mengambil judul Pendampingan Pembuatan Formula Permen Jelly Wortel, Bayam, dan Belimbing Manis Guna Meningkatkan Pengetahuan Ibu-Ibu PKK Desa Ngargotirto, Sumberlawang, Sragen.
Tim Grup Riset Farmasi Terapan diketuai oleh Dr. Diyah Tri Utami, S.Si. dengan anggota Dr. apt. Heru Sasongko, S.Farm., M.Sc.; Nindita Clourisa Amaris Susanto, S.Si., M.Sc.; apt. M. Fiqri Zulpadly Mh, S.Farm., M. Biomed.; apt. Meta Kartika Untari, M.Sc.; apt. Sholichah Rohmani, S.Farm., M.Sc.; apt. Annisa Diyan Meitasari, M.Farm.; dan apt. Ulfa Afrinurfadhilah Darojati, S.Farm., M.Pharm.Sci.
Acara dimulai dengan penyuluhan tentang sosialisasi terkait stunting, penyebab, dan pencegahannya pada 30 Juni 2025. Materi penyuluhan disampaikan oleh Dr. Diyah Tri Utami, S.Si. Setelah sesi penyuluhan, acara dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan permen jelly dengan bahan kombinasi Wortel, Bayam, dan Belimbing. Bahan-bahan yang digunakan antara lain sari wortel, bayam, belimbing, gelatin, dan stevia.
Demonstrasi ini dipandu oleh Dr. Diyah dan dibantu beberapa ibu-ibu PKK Desa Ngargotirto. Seluruh peserta sangat antusias dan dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan baik. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan baru tentang pembuatan permen jelly, tetapi juga keterampilan praktis dalam membuat permen jelly yang dapat dibuat sendiri atau bahkan dijual sebagai produk usaha rumahan. “Dengan semangat kebersamaan dan inovasi, kami dari Tim RG D3 Farmasi SV UNS berkolaborasi dengan ibu-ibu PKK Desa Ngargotirto terus berupaya mengembangkan potensi pengolahan bahan alam guna pencegahan stunting,” terang Dr. Diyah kepada uns.ac.id, Senin (21/7/2025).
Secara global, stunting merupakan salah satu tujuan dari Sustainable Development Goals (SDGs). Indonesia berproses mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs ke-2 yaitu mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan nutrisi yang lebih baik, dan mendukung pertanian berkelanjutan. Target yang termasuk di dalamnya yakni penanggulangan masalah stunting yang diupayakan menurun pada tahun 2025. HUMAS UNS
SEARCH
LATEST
3-latest-65px
SECCIONS
- campus (1)
- KegiatanFakultas (3)
- KegiatanMahasiswa (2)
- KegiatanUniversitas (4)
- Testimonials (1)
- Turnamen (1)
- Videos (1)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar